Fungsi hormon FSH dan LH Untuk Sistem Reproduksi Pria

Ilustrasi Fungsi Hormon pada Pria

Apakah anda pernah mendengar tentang hormone FSH dan LH ? FSH sendiri adalah singkatan dari follicle stimulating hormone dan LH kepanjangan dari luteinising hormone. Yang mana, hormone ini sangat berperan penting untuk sistem reproduksi. Wanita ataupun pria pasti akan memproduksi hormone FSH dan LH. Kedua hormone ini sengaja dibuat dan dilepaskan oleh kelenjar pituitari dalam otak dan sangat berperan untuk menjaga testis pada pria. Sebagai informasi, dibawah ini kami akan diberikan sedikit penjelasan fungsi hormon FSH dan Lh untuk sistem reproduksi pria. 

Fungsi FSH dan LH untuk pria

Tidak hanya wanita, fungsi hormon FSH dan LH juga berguna untuk pria. Tentu kaitanya dengan sistem reproduksi. Berbeda dengan wanita, di dalam tubuh pria kedua jenis hormon FSH dan LH ini akan memastikan proses pembentukan sel sperma sehat agar berjalan dengan baik.

Pada testis pria, sangat membutuhkan hormone FSH untuk membantu memproduksi protein pengikat androgen (ABP). Protein ini nantinya menjadi cikal bakal terbentuknya sperma yang sehat. Selanjutnya kelenjar pituitary dimana akan mengeluarkan hormon LH. Hormon ini akan merangsang sel Leydig sehingga menghasilkan testosterone. 

Jika testosterone yang dihasilkan pria rendah, tentu ini menghawatirkan. Karena akan mempengaruhi kualitas sperma akan menurun. Bisa dikatakan hormone LH lah yang memicu produksinya testosterone sedangkan FSH berperan sebagai pengatur keseimbangan kadarnya dalam tubuh. 

Dampak bila kadar hormon FSH dan Lh berlebihan atau kekurangan pada pria

Setelah anda mengetahui begitu pentingnya penjelasan fungsi hormon FSH dan Lh untuk sistem reproduksi pria. Namun, apa jadinya bila kedua hormon ini tidak seimbang dalam tubuh. Tentu saja tidak akan bekerja dengan baik dan terjadi masalah Kesehatan. 

Kadar hormone FSH dan LH terlalu tinggi

Pada pria, kelebihan hormon FSH dan LH dapat menandakan gangguan pada testis itu sendiri. 

  • Terpapar radiasi
  • Penyakit autoimun
  • Testis akan mengalami kerusakan akibat penggunaan alkohol secara berlebihan
  • Testis tidak akan bekerja dengan optimal
  • Terjadinya sindrom klinefelter dimana kondisi tubuh berlebih kromosom X yang akan mempengaruhi pertumbuhan pria
  • Testis yang rusak akibat pengobatan kemoterapi yang berlebih

Kadar hormone FSH dan LH terlalu rendah

Jika kedua jenis hormone ini terlalu rendah maka tidak akan bekerja dengan sesuai. Salah satu yang mungkin akan terjadi adalah penurunan kadar hormone testosterone. Hormone testosterone yang menurun akan berkaitan dengan infertilitas pada pria. Seperti kehilangan gairah seks sampai merasa Lelah. Maka dari itu, sebaiknya tetap menjaga agar kedua hormone ini tetap seimbang. 

Sehingga, fungsi hormon FSH dan Lh untuk sistem reproduksi pria bisa berjalan dengan optimal. Tapi, jika ini dirasa cukup mengkhawatirkan, tidak ada salahnya anda memeriksakan diri ke dokter. Disana anda akan menjalani pemeriksaan dengan perawatan yang profesional. 

By admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No widgets found. Go to Widget page and add the widget in Offcanvas Sidebar Widget Area.