Apakah Beda Alat Cek Ovulasi dengan Alat Cek Kehamilan?

Alat cek ovulasi

Anda mungkin sudah sering mendengar alat cek kehamilan, namun masih asing dengan alat cek ovulasi. Keduanya berbeda meskipun sekilas bentuknya serupa. Alat pengecekan ovulasi digunakan untuk mengetahui masa subur bagi pasangan yang sedang menjalani program kehamilan. Berikut penjelasan lebih lengkapnya!

Perbedaan dari Segi Fungsi

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa kedua alat ini sudah jelas berbeda. Perbedaan utama terletak pada fungsinya yang mana jelas bahwa alat tes ovulasi dipakai guna mengetahui masa kesuburan wanita yang telah menikah dan sedang menjalani program kehamilan. Sementara itu alat tes kehamilan digunakan untuk memastikan kehidupan janin baru yang berada di dalam rahim. 

Jelasnya lagi, alat tes kesuburan atau ovulasi berfungsi sebagai pendeteksi adanya lonjakan hormon luteinizing (LH) yang mendahului ovulasi. Jika terdapat lonjakan hormon tersebut maka dapat dipastikan bahwa Anda sedang berada pada masa ovulasi yang dianggap paling subur atau dengan kata lain siap untuk dibuahi. Jadi, jangan lewatkan kesempatan ini bagi Anda yang ingin segera menimang buah hati, namun bagi Anda yang ingin menunda sebaiknya jangan terlalu sering berhubungan di untuk beberapa waktu kedepan. 

Lantas, apa yang terjadi pada alat tes kehamilan? Alat tersebut berfungsi sebagai pendeteksi adanya human chorionic gonadotropin (hCG) yang terdapat di dalam urin. Ada apa dengan hormon tersebut? Ternyata hormon itulah yang diproduksi saat masa kehamilan. Apabila hormon itu terdeteksi maka bisa dipastikan bahwa Anda sedang dalam kondisi hamil. 

Hormon yang dapat dideteksi oleh kedua alat ini hampir serupa sehingga Anda disarankan untuk menggunakan alat cek ovulasi maupun alat cek kehamilan dengan akurasi tinggi. Dengan demikian, maka tidak terjadi kesalahan yang nantinya mengecewakan Anda. 

Apakah Alat Cek Ovulasi Dapat Mendeteksi Kehamilan?

Anda hanya memiliki alat cek kesuburan atau ovulasi di rumah, tapi ingin melakukan pengecekan kehamilan? Bisa, Anda bisa menggunakan alat tersebut untuk sementara namun perlu diketahui bahwa hasil yang diberikan tentu saja tidak akurat. Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa hormon yang dapat dideteksi serupa sehingga dapat terjadi kesalahan yang berujung mengecewakan Anda. 

Ada baiknya untuk menggunakan alat cek kehamilan karena hasilnya tentu lebih akurat mengingat fungsi utamanya memang untuk mendeteksi kehadiran janin baru di dalam rahim. Perbedaan kedua alat itu terletak pada waktu penggunaannya. Alat tes kesuburan digunakan ketika sebelum melakukan pembuahan, sedangkan alat tes kehamilan digunakan setelah melakukan pembuahan dan melewati periode menstruasi. 

Itulah perbedaan dari kedua alat yang sering digunakan oleh pasangan yang baru menikah. Jangan lupa untuk memilih alat cek ovulasi dengan akurasi tinggi agar tidak terjadi kesalahan. Apabila Anda masih ragu maka bisa langsung memeriksa kesuburan pada klinik kandungan. 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *